Anggota Koperasi Karyawan PT Hero Supermarket TBK Sambangi Acara RALB Menuntut Pengurus Segera Mencairkan Simpanan Mereka

PARAMETERTODAYS, Depok- Sejumlah anggota Koperasi Anugerah menyambangi acara Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) yang digelar oleh pengurus bersama perwakilan anggota Koperasi karyawan PT. Hero Supermarket Tbk di Serua Green Village, Depok, Jawa Barat, Rabu (6/10) menuntut dan mendesak Pengurus agar segera mencairkan simpanan mereka.

Kedatangan para anggota koperasi ini sebagai bagian dari upaya dan perjuangan anggota koperasi karyawan PT. Hero Supermarket Tbk yang berniat menarik simapanan mereka seiring dengan ditutupnya Giant Supermarket di seluruh Indonesia sejak bulan Juli Lalu.

“Tujuan kami datang ke acara rapat RALB yang dilaksanakan pengurus Koperasi dan perwakilan anggota Koperasi adalah, sebagai bagian dari upaya dan perjuangan kami selama ini untuk meminta pengurus mencairkan simpanan kami di koperasi karyawan,”ungkap Widodo, salah seorang anggota Koperasi karyawan PT. Hero Supermarket Tbk di Serua Green Village, Sawangan, Depok, Jawa Barat, Rabu (6/10).

Menurut Widodo, acara RALB ini, diikuti oleh  Perwakilan anggota dan pengurus saja. Mereka tidak diperkenankan hadir pada rapat yang digelar secara offline dan online tersebut. Ia bersama puluhan rekan rekannya hanya dapat menyaksikan rapat dari luar tempat rapat. Sejumlah petugas keamanan tampak berjaga jaga di pintu masuk ruang rapat.

Widodo menjelaskan, Digelarnya Rapat Anggota Luar Biasa ini ditenggarai bakal melahirkan putusan yang tidak sesuai dengan tuntutan anggota. Sehingga, pihaknya yang berjumlah puluhan orang sebagai utusan dari ratusan bahkan ribuan anggota koperasi Anugerah merasa perlu melakukan pengawasan secara langsung.

“Kalau dari pihak perusahaan, kami sudah mendapatkan hak kami. Kami sudah mendapatkan pesangon sesuai jabatan dan masa kerja. Saat ini justeru dari koperasi yang belum terealisasi. Ketika kami ingin menarik simpanan di koperasi, pihak pengurus memilih diam. Padahal, kami ini menuntut hak kami sebagai anggota Koperasi.

Untuk kondisi saat ini, dimana kita dihadapkan dengan kondisi Pandemi, kami sangat membutuhkan biaya untuk menghidupi keluarga,”ujar Widodo, salah seorang anggota Koperasi Giant Supermarket Group di sela sela rapat RALB koperasi Anugerah di Depok, Jawa Barat, Rabu (6/10).

Menurut Widodo, sejatinya pihak pengurus Koperasi Anugerah, yang juga karyawan PT. Hero Supermarket Tbk (kurang lebih 20 orang-red) yang daulat untuk mengurusi koperasi karyawan, tidak ada alasan untuk mengulur atau mempersulit pencairan simpanan anggota Koperasi. Karena, seluruh anggota koperasi yang menerima pesangon paskah di-PHK PT. Hero Supermarket Tbk beberapa waktu lalu telah melunasi seluruh kewajibannya.

“Pada saat pengambilan pesangon dari perusahaan, setiap anggota yang memiliki kewajiban ke koperasi, ketika itu langsung dipotong dari setiap anggota. Jadi, semua anggota yang mempunyai kewajiban atau sangkutan, sudah memenuhi kewajibannya. Karena, dipotong langsung dari pesangon yang kami terima. Jadi, soal itu sudah clear. Sehingga tidak ada alasan pengurus koperasi untuk tidak mencairkan pinjaman anggota,”papar Widodo.

Hal senada dikemukakan oleh anggota Koperasi lainnya, Dedy Kurnia. Menurutnya Tujuan kedatangan mereka ke acara RALB koperasi Anugerah di Sawangan Depok untuk menindak lanjuti upaya yang selama ini sudah mereka lakukan sebelumnya. Yaitu, menuntut pengurus Koperasi Anugerah segera mencairkan simpanan mereka di koperasi karyawan PT. Hero Supermarket Tbk.

“Kami sudah beberapa kali mendatangi pengurus untuk mendesak agar, simpanan kami segera dicairkan. Tapi, hingga saat ini belum terealisai. Kami datang ke sini juga bagian dari upaya kami untuk meminta pihak pengurus Koperasi segera merealisasikan pencairan simpanan kami dari koperasi,”ujar Dedi.

Terkait dengan kedatangan anggota Koperasi ini, pihak pengurus yang sedang melaksanakan Rapat Anggota Luar Biasa belum bisa dikonfirmasi. Wartawan yang berusaha untuk mengonfirmasi masalah ini tidak diperkenankan memasuki ruang rapat. Sejumlah petugas keamanan yang berjaga jaga di pintu tempat rapat sedang berlangsung hanya memperbolehkan perwakilan anggota koperasi yang membawa undangan rapat. (bes)