Barcelona Menangis, Peluang Juara Pupus Usai Dikalahkan Celta Vigo

PARAMETER TODAYS, Jakarta – Di tengah persaingan gelar La Liga musim ini, secara mengejutkan peluang juara Barcelona telah tertutup rapat usai mereka kalah dari Celta Vigo dengan skor 1-2 di Camp Nou, Minggu (16/5/2021).

Bertanding di kandnagnya sendiri, tim Barcelona sebagai tuan rumah langsung menurunkan skuat terbaik mereka saat menjamu Celta Vigo demi menjaga ambisi mereka meraih poin penuh untuk membuka asa juara musim ini. Pelatih Ronald Koeman menurunkan Antoine Griezmann dan Lionel Messi sebagai duet lini serang Barcelona.

Barcelona sejatinya sempat unggul lebih dulu lewat gol Lionel Messi. Namun, Santi Mina memborong dua gol untuk membawa Celta Vigo meraih poin penuh dan memupuskan peluang juara Barcelona.

Sepanjang babak pertama, Barcelona yang unggul kualitas pemain berhasil mendominasi pertahanan tim tamu dan menciptakan beberapa peluang berbahaya.

Laga baru berjalan 10 menit, Messi dapat peluang emas usai memaksimalkan kemelut di depan gawang, namun sayang tembakannya masih bisa dihadang kiper Celta Vigo.

Tujuh menit berselang, giliran Griezmann yang dapat kans cetak gol pembuka. Akan tetapi, akselerasinya yang mengobrak-abrik pertahanan Celta Vigo masih belum bisa menembus gawang kiper Ivan Villar.

Barcelona baru bisa memecah kebuntuan pada menit ke-28 lewat gol sundulan Messi meneruskan umpan lambung brilian yang dilepas Sergio Busquets dari tengah.

Usai tertinggal, Celta Vigo coba meningkatkan intensitas serangan dan berharap mampu cetak gol penyama kedudukan. Walau sempat gagal di lini tengah, namun tim tamu secara mengejutkan sukses menjebol jala Ter Stegen.

Berawal dari pergerakan Iago Aspas, bola diberikan ke Santi Mina yang telah menunggu di depan gawang. Dengan sekali control, Mina lepaskan tembakan ke tiang dekat dan gagal diantisipasi penjaga gawang. Skor kembali sama kuat 1-1.

Jelang babak pertama berakhir, Barcelona lebih banyak menekan untuk bisa kembali memimpin. Namun hingga jeda turun minum, skor sama kuat tetap bertahan.

Kembali dari kamar ganti, Koeman memasukkan Riqui Puig untuk menggantikan Pedri. Barcelona pun masih mendominasi penguasaan bola meski masih kesulitan menembus pertahanan Celta Vigo.

Berbagai cara coba dilakukan Barcelona untuk mencetak gol kedua. Namun, upaya Messi cs tak kunjung membuahkan hasil. Situasi semakin pelik karena di tempat lain Real Madrid sudah unggul atas Athletic Bilbao.

Menit ke-61’, Messi mengayunkan tendangan pojok yang dalam ke tiang jauh dan Pique naik untuk mengakhirinya. Tapi sayang, bola sundulannya berputar terlalu tinggi ke atas gawang.

Meski banyak menekan, namun Celta Vigo sesekali bisa lakukan serangan balik dan beri ancaman serius buat pertahanan Barcelona. Seperti yang dilakukan Denis Suarez menit 71’.

Namun sayang, sepakannya dari dalam kotak penalti masih sangat lemah dan gampang dihentikan Ter Stegen. Barca makin tertekan, usai mereka bermain 10 pemain usai Clément Lenglet dapat kartu kuning kedua menit ke-83’

Lima menit jelang laga usai, Messi kembali lakukan aksi mengagumkan sambil mengendalikan bola dan berputar untuk melepaskan tembakan. Akan tetapi, bola memantul ke arah gawang, dan Villar mampu menahannya.

Alih-alih mencetak gol, Barcelona justru harus kebobolan pada menit ke-89. Berawal dari umpan silang Augusto Solari yang menerpa tiang, bola rebound sukses dicocor Mina menjadi gol. Gol tersebut pun jadi penutup pertandingan ini, Barcelona kalah dengan skor 1-2.

Kegagalan meraih poin di pekan ini, membuat Barcelona tertahan di peringkat ketiga, sekaligus memupus mimpi mereka jadi juara Liga Spanyol 20/21.

Dengan koleksi 76 poin dari 37 pertandingan, peluang Barcelona mengkudeta Atletico Madrid di puncak klasemen yang punya poin 83 angka dan hanya menyisakan satu laga sudah dipastikan tak mungkin. Kini, peluang juara Liga Spanyol akan diperebutkan oleh Atletico Madrid serta Real Madrid. (kbrn/aho)

Foto : IST