BEM-STIE Tribuana Gruduk Kejari dan DKPPP Kota Bekasi

PARAMETER TODAYS.com, Bekasi – Puluhan Mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIE Tribuana gruduk Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Pemerintahan Kota (Pemkot) Bekasi, Jum’at, (30/9/2022).

Dalam aksinya, BEM STIE Tribuana menyatakan mendukung dan mendesak Kejari Kota untuk mengusut tuntas adanya dugaan korupsi di DKPPP untuk Pengadaan Kandang Kambing tahun Anggaran 2021 Sebesar Rp.2,3 miliar yang dimenangkan CV Hendry Putra Andalan dan Pengadaan Barang dan Perlengkapan Budidaya Kambing sebesar Rp.4,3 Miliar yang dimenangkan CV Karya Immanuel Utama dengan kode 18200358 menurut Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

Dicky Armanda Selaku Presiden Mahasiswa BEM-STIE Tribuana mengatakan, sebelumnya pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi menerbitkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Print-01/M.2.17/Fd.1/05/2022 tertanggal 19 Mei 2022 tentang dugaan tindak pidana korupsi kegiatan pengadaan bahan dan perlengkapan budidaya kambing/domba. Untuk menyidik Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertenakan Perikanan Kota Bekasi.

Dicky juga menyatakan, dari hasil investigasi mereka dilapangan, anggaran yang ditetapkan itu tidak sesuai dengan speks. Ini menjadi suatu dugaan kuat bahwasannya Kepala Dinas Ketapang melakukan tindakan dugaan kasus korupsi.

“Dalam UU No. 31 Tahun 1999 yang diubah menjadi UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Kasus Korupsi pada pasal 8 di Pidana dengan Pidana Penjara singkat 3 tahun paling lama 15 tahun,” ujarnya Dicky Armanda Selaku Presiden Mahasiswa BEM STIE TRIBUANA.

“Hadirnya kami disini untuk mendukung kejari kota Bekasi untuk memberantas kasus dugaan korupsi ditubuh Pemerintah Kota Bekasi. Dan Ini menjadi suatu pertanyaan besar bagi masyarakat kota Bekasi setelah adanya penyidikan Kepala Dinas Ketapang, tapi belum ada hasil dan tindak lanjut lagi dari pihak Kejari kota Bekasi, atau jangan jangan pihak Kejari bermain mata dengan Kepala Dinas Ketapang. Maka dari itu, kami mengutuk keras tindakan kasus korupsi yang menyengsarakan masyarakat, dan kami tunggu 7×24 jam apabila dari pihak Kejaksaan Negeri Kota Bekasi belum juga menuntaskan kasus dugaan korupsi ditubuh DKPPP, maka kami akan melakukan aksi di kejaksaan Agung RI dan membawa massa yang lebih banyak lagi,” tegasnya Dicky menambahkan. (Baho)