Berkembangnya Paham Ekstrimisme Merupakan Tanggung Jawab Semua Pihak

PARAMETER TODAYS, Jakarta – Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah menyatakan, peran mencegah berkembangnya paham ekstrimisme yang melahirkan aksi terorisme merupakan tanggung jawab semua pihak.

Menurutnya, paham yang menyebut Pancasila bertentangan dengan ajaran Islam menciderai kesepakatan ulama dan pendiri bangsa.

“Kalau hari ini ada yang mengatakan bahwa Pancasila adalah produk thogut, produk kafir, bertentangan dengan ajaran Islam,” kata Basarah di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (26/4/2021).

“Maka sesungguhnya mereka telah menistakan ijtihad para alim ulama, pendiri bangsa Indonesia, narasi ini perlu terus dikembangkan,” tambahnya.

Politisi PDI Perjuangan menyebut, pengamalan Pancasila dapat mencegah kaum milenial dari paham ekstrimisme, seperti aksi teror yang terjadi baru baru ini di Makassar dan Jakarta.

Dia meminta Pendidikan Pancasila tidak saja diajarkan di sekolah sekolah formal saja, namun perlu menyentuh lembaga pendidikan non formal, agar kepahaman kalangan kaum muda sejalan dengan Pancasila dalam membangun bangsa dan negara.

“Baik di sekolah sekolah dan lembaga non formal lainnya, agar seluruh masyarakat Indonesia paham, bahwa Pancasila merupakan kesepakatan luhur para pendidik bangsa,” tukasnya. (kbrn)

Foto: ist