Bupati Rezita Meylani Yopi:  APBD Perubahan Inhu Diproyeksikan Naik Rp271 Miliar

PARAMETER TODAYS.com, Indragiri Hulu – Setelah tiga pekan berjalan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Inhu, Riua menggelar pembahasan alot nota Anggaran Pendapatan Belanja Daerah dengan agenda perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2022. Akhirnya Kamis (29/9) Badan Anggaran (Banggar) lembaga legislator itu menghasilkan yang memuaskan yang dibuktikan dengan disahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan APBD Inhu Tahun 2022.

Terlihat pada pengesahan APBD- Perubahan Tahun Anggaran 2022 itu dipimpin langsun Wakil Ketua DPRD Inhu, H Suwardi Ritonga SE mewakili dari unsur pimpinan DPRD Inhu. Sedangkan Ketua DPRD Inhu Elda Suhanura dengan hikmat andil mengikuti acara penting tersebut. Selain itu juga pada gelar paripurna itu dihadiri Bupati Inhu, Rezita Meylani Yopi, Sekda Hendrizal, serta Forkopimda, para Asisten, Staf ahli, Kepala OPD, Camat, BUMN dan BUMD Inhu, Riau.

Suwardi menyampaikan sebelum pengensahan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2022, awalnya lembaga DPRD Inhu telah melakukan tahapan penyampaian nota keuangan dan pandangan umum masing-masing fraksi serta digelar jawaban pemerintah kemudian sebagai tahapannya, kemudian dilanjutkan melakukan pembahasan bersama OPD yang merupakan dan kemudian disimpulkan oleh Banggar dengan maksimal berkinerja dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Karenanya setelah dilaksanakan pembahasan yang optimal, pada paripurna sebanyak yang hadir 32 anggota dari quotoa 40 anggota DPRD Inhu. Meskipun izin tidak hadir 8 anggota, sesuai Tata Tertip (Tatip) dianggap telah memenuhi quorum sehingga rapat paripuna yang penuh hikmat dan bijaksana ini dapat dilaksanakan dan dilanjutkan guna mendorong percepatan pembangun daerah yang cepat dan tanggap di tahun 2022 ini ,” katanya membuka acara paripurna itu.

Sementara itu H. Adek Chandra, MSi repsentatif Badan Anggaran ( Banggar ) DPRD Inhu menyampaikan bahwa dalam pembahasan perubahan APBD Tahun Anggaran 2022, sebutnya bahwa DPRD Inhu telah membentuk 2 Kelompok Kerja (Pokja). Kemudian pembahasan digelar secara bersama dengan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD). Dimana ditengarai ada sejumlah OPD yang harus ada penambahan anggaran, sebaliknya ada yang tetap dengan usulan awalnya.

“Untuk anggaran Dinas Kependudukan Catatan Spill (Disdukcapil ) menjadi sebesar Rp8 millyar lebih,Dinas Perumahan Dan Pemukiman (Perkim) menjadi Rp18 millyar, Setda Inhu Bagian Umum sebesar Rp54 millyar, dan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) sebesar Rp97 millyar dan Dinas Kominfo menjadi sebesar Rp10 millyar”, jelas Chandra.

Sedangkan anggaran biaya untuk pemerintahan variati yakni Kecamatan Rengat sebesar Rp16 millyar, Kecamatan Rengat Barat sebesar Rp7 millyar, Kecamatan Kuala Cinaku Rp4 milyar, Kecamatan Seberida Rp6 millyar, Kecamatan Batang Cenaku Rp4 milliyar, Kecamatan Batang Gansal sebesar Rp3 millyar, Kecamatan Lirik sebesar Rp3 millyar Kecamatan Pasir Penyu Rp10 millyar, Kecamatan Sungai Lalak Rp3 milyar dan Sekretariat DPRD, Rp17 millyar.

Selain itu anggaran untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat Pematang Reba menjadi Rp99 millyar, Bagian Kesra Setda Rp4 millyar, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perindungan Anak sebesar Rp5,7 millyar, Dinas sosial sebesar Rp9 millyar, Dinas Pertanian dan Peternakan Rp43 millyar, Dinas Perpustakaan Rp6,7 millyar, Dinas Ketahanan Pangan Rp8 millyar, Dinas Koperasi UMK Rp7,1 millyar, Dinas Pendidikan Rp500 millyar, Dinas Pemuda Olahraga dan Parawisata Rp7,1 millyar, Dinas Kesehatan Rp 280 millyar, Disnaker Rp 13,4 millyar, Bagian Ekonomi SDA Rp 700 juta.

Pada kesempatan itu Bupati Inhu Rezita Meylani Yopi menyampaikan ungkapan terima kasi sebagai apresiasinya kepada lembaga legislatif DPRD Inhu yang telah maksimal bekerja pada pembahasan perubahan anggaran demi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Dengan sinergi komunikasi yang baik, kerjasama serta saran tanggapan sebagai masukan selama ini telah membuahkan hal yang positip,” tutupnya. (Tamb)