Cuitan Wakil Walikota Bekasi Terkait Pemotongan BST Menuai Kritik

PARAMETERTODAYS, Bekasi – Aktivis Presidium Marhaen 98, Rikky Tambunan mengkritik  Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto terkait pernyataannya dalam twiter pribadi (@ mas _ triadhianto) yang menyatakan, bahwa ada potongan Dana Bantuan Sosial Tunai (BST) di lapangan.  Bahkan disebut sebut tidak sampai ke tangan warga. Dan dituduh dilakukan oleh oknum pengurus Rukun Tetangga/ RukunWarga.

“Pernyataan tersebut terkesan seperti fitnah dan sangat tendensius. Sebagai Wakil Walikota, seharusnya Tri Adhianto Tyahyono  melaporkannya dengan terukur. Siapakah warga yang melapor ke Wakil Walikota. Dan, oknum RT/RW mana yang melakukan pemotongan dana tersebut?,”ujar Rikky dalam pernyataan tertulisanya yang diterima redaksi, Senin (26/7).

Menurut Rikky, Wakil Walikota sebaiknya lebih dahulu bicara dengan Walikota sebagai pasangannya. Daripada bicara ke publik lewat twiter. Setelah melapor ke Walikota. Selanjutnya lapor  ke pihak yang berwajib. Tentu dengan laporan yang terukur tidak terkesan fitnah dan gimmik. Tidak seperti ini, datanya kabur dan melapor lewat twiter.

“Tidak elok menebar fitnah seperti itu. Apalagi saat ini pemerintah lagi serius seriusnya menghadapi pendemi Covid 19,”Tambahnya.

Rikky menjelaskan, Tri Adhianto Tyahyono mantan kepala dinas PUPR Kota Bekasi, dalam twiternya menuduh adanya portongan Dana BST dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Kemudian, isi pesan itu dikutif oleh beberapa media online.

“Namun Wakil Walikota, Tri Adhianto  tidak menjelaskan siapa korban warga yang dikutif,  serta oknum pejabat Pengurus RT/ RW yang mana  melakukan pemotongan dana BST tersebut,”kata Rikky menjelaskan.

Lebih lanjut Rikky menjelaskan, Akibat tuduhan itu,  Wakil Walikota  terkesan menimbulkan kehebohan di tengah tengah publik , sehingga terkesan seakan menyebar fitnah.

“Sebagai Pejabat publik, ini tindakan yg tidak akurat, tidak mendidik,  sehingga saya sarankan Wakil Walikota meminta maaf kepada warga, dan para Pengurus RT / RW se Kota Bekasi,”ujar Rikky yang pernah didaulat sebagai salah seorang pengurus di DPC PDIP Kota Bekasi.

Menurut Rikky, Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto  harusnya menyebutkan, Siapa warga yang mengadu ke Wakil Walikota dan siapa warga yang dipotong dana BST nya.  Lalu, pejabat RT/ RW mana yang memotong dana BST tersebut

“Wakil Walikota harus jelas dan terukur. Jangan sekedar menimbulkan bom dan gimmik di tengah publik apalagi akibat twitnya wakil walikota, berita tersebut tersebar lewat sejumlah media nasional,”ucap Rikky.

Karena, bisa menimbulkan keresahan dan kegaduhan di tengah tengah  warga Kota Bekasi.

“Saya sarankan, Wakil Walikota fokus membantu Walikota dalam memerangi pandemi Covid 19. Dimana saat ini, Kota Bekasi menjadi angka tertinggi di Jawa Barat. Daripada, sekedar menimbulkan gimmik di tengah masyarakat, khususnya Kota Bekasi”pungkasnya (bes)