Dit Lantas PMJ Menindak Puluhan Kendaraan Berplat Nomor Khusus

PARAMETER TODAYS, Jakarta – Dit Lantas Polda Metro Jaya (PMJ) laksanakan Doorstop, Rabu (19/1) bertempat di halaman Gedung Dit Lantas PMJ. Dan giat tersebut dipimpin langsung Dir Lantas PMJ Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo.

Turut hadir, AKBP Rusdy Pramana Wadir Lantas PMJ, AKBP Andi M Indra Waspada Kasat Pamwal, Kompol Arga Dija Putra Kasubdit Gakum PMJ.

Pada kesempatan tersebut, Kombes Pol Sambodo menjelaskan terkait penindakan terhadap pelanggar Lalu Lintas Kendaraan Berplat Nomor Polisi Khusus dan Street Race, bahwa sesuai dengan Perkap Nomor 3 tahun 2012 Dit Lantas PMJ diberikan kewenangan untuk penerbitan STNK khusus dan STNK Rahasia Tujuannya adalah untuk menjamin kerahasiaan dan keamanan bagi para pengguna atau pemohon.

Lanjutnya, dalam waktu 3 hari, sejak hari Senin tanggal 17 Januari 2022 Dit. Lantas PMJ melakukan penindakan kepada 124 kendaraan berplat nomor Polisi khusus dengan tilang

“Adapun berbagai jenis pelanggaran yang dilakukan antara lain yang paling banyak pertama adalah pelanggaran ganjil genap dan pelanggaran bahu Jalan Serta pelanggaran penggunaan rotator dan sirine,” terangnya.

Dikatakan, Dit Lantas PMJ mulai minggu ini telah melakukan pengetatan terhadap Permohonan maupun perpanjangan STNK Plat Nomor Khusus dan Rahasia. Hal tersebut dilakukan sesuai dengan Peraturan Kapolri bahwa kendaraan Dinas Polri yang ber STNK Plat Nomor Polisi Rahasia harus mendapatkan rekomendasi dari Propam sedangakan STNK dengan Plat Nomor Khusus dari Kementerian maupun Instansi lain diluar dari Polri harus ada Surat Permohonan dari Instansi tersebut minimal yang mengajukan adalah pejabat Eselon 1 berarti tingkat Dirjen sedangkan dari TNI Polri harus diketahui oleh Satuan kerja masing-masing dan mendapatkan rekomendasi dari Dit.Intelkam dan dari Propam serta harus melampirkan STNK yang Sah dan BPKB yang berlaku.

Dir. Lantas PMJ juga menegaskan bahwa tidak ada satupun kendaraan berplat hitam yang menggunakan STNK Rahasia maupun STNK Khusus di Jakarta ini yang bebas dari ganjil genap.

“Semua sama dimuka hukum wajib mengikuti aturan lalu lintas yang berlaku apabila ada yang melanggar akan dicatat dan tidak akan dilakukan perpanjangan STNK karena masa berlaku STNK tersebut hanya 1 Tahun,” ungkapnya.

Sementara, terkait adanya Street Race Polda Metro Jaya sejauh ini masih mendapatkan respon yang positif dari masyarakat. Namun demikian Dit. Lantas Polda Metro Jaya tetap mengevaluasi terkait kegiatan Street Race yang dilaksanakan di Taman Impian Jaya Ancol hari Minggu tanggal 16 Januari 2022 yang lalu.

“Masih ditemukan penonton yang tidak tertib kedepan akan dilakukan penertiban,” ucapnya.

Lanjutnya, bulan depan akan didakan Street Race kembali namun pada hari Kamis besok baru akan dilakukan survei di tiga tempat, yaitu BSD, Bekasi dan Depok.

“Dan nanti akan dipilih tempatnya kemudian akan kami sampaikan, kita melihat antusias peserta sangat besar sehingga kegiatan tersebut bisa dilakukan selama 2 hari yaitu Sabtu dan Minggu,” ujarnya.

Menurut Dir Lantas, kegiatan Street Race ini diadakan dengan tujuan agar kedepan tidak ada lagi Balap liar yang dilakukan dijalan dan menutup jalan sehingga menggangu ketertiban umum serta menekan angka kecelakan berlalu lintas.

“Dengan adanya Street Race Polda Metro Jaya sudah beberapa hari ini kami tidak menerima laporan dari masyarakat terkait adanya balap liar dijalan,” tutupnya. (Baho/Bes)