Dukung Transformasi Digital, Kominfo Rumuskan Roadmap Literasinya

Foto: Ilustrasi Transfomasi Digital (ist)

PARAMETER TODAYS, Jakarta – Kurikulum merupakan jantung dalam penyelenggaraan pendidikan. Rencana, tujuan, isi, bahan pelajaran serta metode yang digunakan tertuang dalam kurikulum yang digunakan sebagai pedoman dalam proses belajar mengajar.

Saat ini, perubahan teknologi, sosial, dan lingkungan yang sedang terjadi secara global sehingga kemampuan memecahkan masalah, kognitif, dan sosial akan menjadi semakin penting.

“Pembelajaran dengan paradigma baru merupakan pembelajaran yang berorientasi pada penguatan kompetensi dan pengembangan karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, melalui kegiatan pembelajaran di dalam dan luar kelas,” kata Koordinator Pengembangan Kurikulum, Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Kemdikbudristek Yogi Anggarena, Sabtu (29/5/2021).

Koordinator Literasi Digital Kominfo Rizki Ameliah mendukung proses transformasi digital, Indonesia membutuhkan talenta digital sebanyak sekitar 9 juta orang selama 15 tahun atau 600.000 orang per tahun. Dalam proses ini tentunya dengan tetap memperhatikan aspek keamanan digital.

“Sebagai bentuk dukungan percepatan transformasi digital, Kementerian Kominfo telah merumuskan roadmap literasi digital yang menjadi acuan dalam meningkatkan kemampuan literasi digital sesuai dengan karakteristik ataupun persona dari masyarakat Indonesia,” jelas Rizki.

Analis Kebijakan Ahli Madya Susanti Sufyadi memaparkan materi dengan judul pembelajaran berbasis proyek dan paradigma assesmen di jenjang sekolah dasar. Didalamnya dijelaskan mengenai topik penyesuaian pembelajaran di Masa Pandemi Covid 19 dan juga cara-cara untuk mengembangkan perangkat ajar.

Beberapa pakar mengatakan bahwa, baik buruknya hasil pendidikan ditentukan oleh kurikulum apakah mampu membangun kesadaran kritis terhadap peserta didik atau tidak. Perubahan paradigma baru dalam metode pembelajaran terutama di jenjang sekolah dasar menjadi salah satu solusi dan alternatif dalam dunia Pendidikan dan pembaharuan kurikulum.

Pembahasan mengenai paradigma baru pembelajaran di era digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika Bersama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, riset dan teknologi menyelenggarakan webinar digital society dengan tema “Menyongsong Paradigma Baru Pembelajaran Sekolah Dasar di Era Digital.

Acara ini disiarkan secara live streaming melalui kanal YouTube Siberkreasi, Direktorat Sekolah Dasar, Pendidikan.id dan Kemkominfo TV, Facebook Page Siberkreasi dan aplikasi Zoom.Acara ini dibuka oleh Semuel Pangerapan, B.Sc selaku Dirjen Aptika Kemkominfo dan Dra. Sri Wahyuningsih selaku Direktur Sekolah Dasar, Kemdikbud Ristek. Menghadirkan narasumber Dr. Yogi Anggarena selaku Koordinator Pengembangan Kurikulum, Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Kemdikbudristek, Dr. Susanti Sufyadi selaku Analis Kebijakan Ahli Madya, Pusat Asesmen dan Pembelajaran, Kemdikbudristek, Rizki Ameliah selaku Koordinator Literasi Digital Kominfo. (KBRN/Baho)