Hanya Komunikatif Tidak Cukup jadi Jubir Presiden

PARAMETER TODAYS, Jakarta – Pakar Komunikasi Universitas Pelita Harapan (UPH) Dr Emrus Sihombing mengatakan bahwa jika hanya komunikatif dan energik sangat tidak memadai menjadi Jubir Presiden. Tetapi lebih jauh dari itu.

“Menurut hemat saya sebagai seorang komunikolog bahwa Jubir Presiden harus menguasai konsep dasar komunikasi, teori komunikasi, aksiologi komunikasi (etika dan moral), dan memahami aspek psikoligi massa, budaya dan kondisi sosial yang senantiasa bergerak dinamis,” jelasnya.

Selain itu, kata Emrus, Jubir Presiden hrs mampu menciptakan issue kebangsaan yg produktif, mengelola issue dan mengantisipasi issue.

Dengan demikian, Jubir Presiden menjadi pemimpin komunikasi di ruang publik. Bukan ekor komunikasi, seperti hanya sebagai “pemadam” issue dengan teknik pembenaran pemerintah, dan seolah menyalahkan pihak yang memberi kritik dan atau masukan. (Baho)