Heboh Ledakan Bom, Pelaku Diduga Teroris

PARAMETER TODAYS.com, Indragiri Hulu– Kediaman MN alias Ocu, terduga teroris di Desa Kelesa, Kecamatan Seberida, yang digerebek Tim Gegana Polda Riau pada Senin (3/10) dini hari lalu sebagian rusak akibat ledakan yang diduga berasal dari bom rakitan.

Warga Desa Kelesa, Kecamatan Seberida, Kabupaten Inhu, Riau digegerkan dengan suara ledakan keras diduga berasal dari bom rakitan yang berasal dari salah satu rumah warga sekitar.

Konon kabarnya, suara ledakan keras itu terjadi pada Senin (3/10) dini hari atau menjelang subuh itu membuat warga sekitar kaget dan bertanya-tanya, hingga menggemparkan kabar yang beredar pada pagi hingga siang harinya.

Kapolres Inhu AKBP Bachtiar Alponso melalui PS Kasubsi Penmas Polres Inhu Aipda Misran kepada awak media, Rabu (5/10) membenarkan telah terjadi ledakan keras di Desa Kelesa.

“Ya benar. Pada Senin kemarin telah terjadi ledakan keras diduga bom di Desa Kelesa. Dari peristiwa itu salah seorang pria paruh baya, yang bermukim didesa tersebut diamankan petugas. Pria berinisial MN (46) diduga sebagai pelaku peledakan sudah diamankan polisi,” jelas Misran.

Misran menuturkan, ledakan diduga bom itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka pelaku maupun warga sekitar. Akan tetapi dilokasi ledakan sejumlah rumah milik warga sekitar mengalami kerusakan.

“Paska ledakan diduga bom itu, dari lokasi kejadian, seseorang yang diduga pelaku langsung diamankan dan digelandang ke Mapolda Riau,” ujar Misran.

Berdasarkan keterangan yang digali, sambung Misran, pria berinisial MN itu bukan penduduk asli di desa tersebut ataupun warga Kabupaten Inhu. Konon, pria berinisial MN itu merupakan warga pendatang.

“Bila dilihat dari identitasnya (KTP), pria berinisial MN itu kelahiran Kabupaten Kampar, Riau,” bebernya.

Terkait apakah pelaku terduga jaringan teroris atau bukan, Misran belum bisa memberi keterangan lebih jauh. Begitu juga dengan motif peledakan bom itu sendiri.

“Saat ini sedang didalami oleh tim Polda Riau. Informasi lebih lanjut nanti akan kita sampaikan,” tutup Misran. (Tamb)