IPW Tegaskan Bakal Penuhi Undangan MKD DPR RI

PARAMETERTODAYS, Jakarta – Ketua Presidium Indonesia Police Wacth (IPW), Sugeng Teguh Santoso menegaskan akan memenuhi undangan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI untuk didengar keterangan sebagai saksi, pada Selasa ( 27/8/2022).

Penegasan itu dikemukakan Sugeng kepada wartawan melalui siaran pers tertulisnya, Senin (26/08/2022) sebagai bentuk konsitensi dan penghormatan terhadap MKD kendati sempat menyesalkan sikap pimpinan DPR yang menurutnya bersikap diskriminasi karena tidak memperkenankan tamu atau undangan masuk melalui pintu depan gedung DPR/MPR.

“Saya membatalkan kehadiran saya ke MKD DPR RI hari ini (Senin, 26 September 2022). Karena, adanya diskriminasi perlakuan dan sikap tidak hormat pimpinan DPR pada warga negara yang akan memasuki gedung DPR melalui pintu depan. Pasalnya, pintu masuk depan hanya diperuntukkan kepada anggota dewan saja. Sedangkan tamu atau undangan harus melalui pintu belakang Gedung DPR,”ujar Sugeng.

Menurut Sugeng, Sebelumnya, dirinya selaku Ketua IPW mendapat undangan dari MKD untuk hadir hari Senin 26 September 2022 guna memberikan keterangan terkait MKD menjalankan tugas memeriksa laporan adanya dugaan pelanggaran kode etik terhadap anggota dewan.

Kemudian, kata Sugeng, Komunikasi pun dengan staf MKD DPR sudah berjalan dengannya sejak tanggal 23 September 2022. Dalam komunikasi tersebut IPW menegaskan akan hadir pada 26 sept 2022 pkl 10.40 . Kesediaan hadir ipw adalah sebagai wujud penghormatan ipw pada tugas MKD. Dan, komunikasi pun berlanjut saat dengan Staf MKD sampai menuju ke Gedung DPR pada Senin (26 September 2022).

Namun, saat memasuki pintu depan Gedung DPR, Sugeng dihalangi oleh Pamdal dan dilarang masuk karena ada perintah dari Ketua DPR dan Sekjen DPR bahwa tamu harus lewat pintu belakang. Padahal saat mau masuk ke Gedung DPR, Ketua IPW sudah menunjukkan surat undangan dari DPR RI yang ditandatangani oleh Wakil Ketua DPR RI/Korkesra A. Muhaimin Iskandar.

Sikap anggota Pamdal DPR RI menurut Sugeng merupakan sikap diskriminasi dan tidak menghormati dirinya sebagai tamu undangan pihak MKD DPR RI. Sehingga, Sugeng pun mengurungkan niatnya untuk hadir pada sidang MKD Senin (26/08/2022). Masalah ini pun kemudian sampai kepada pimpinan DPR RI, kemudian Pimpinan DPR RI melayangkan surat permohonan maaf kepada Sugeng dan sekaligus kembali mengundang ketua IPW itu untuk hadir pada hari ini, Selasa (27/08/2022) di MKD DPR RI.

“IPW sudah menerima surat permohonan maaf dari pimpinan DPR RI dan juga surat undangan kedua untuk hadir pada sidang MKD tanggal 27 September 2022 hari Selasa. Saya pastikan sebagai ketua IPW akan hadir memenuhi undangan MKD DPR RI. Undangan DPR RI untuk memberikan keterangan di MKD harus dihormati,”tandasnya. (bes)