Isu Rotasi di DPRD DKI, Pengamat: Ada Tiga Pertimbangan

PARAMETER TODAYS, Jakarta – Beredarnya isu bahwa sejumlah Parpol bakal melakukan rotasi anggota di fraksi dan Komisi DPRD DKI Jakarta. Rencana rotasi itu ditenggarai, lantaran anggota DPRD DKI akan memasuki separuh masa jabatanya periode 2019-2024.

Terkait dengan isu akan adanya pergantian posisi di DPRD DKI, pengamat Emrus Sihombing mengungkapkan jika rotasi pada posisi pimpinan fraksi dan Komisi merupakan hal yang wajar.

Selain untuk penyegaran, rotasi memiliki tujuan evaluasi terhadap kinerja kadernya.

“Kalau pimpinan fraksi atau Komisi tidak maksimal, pastinya partai akan melakukan evaluasi,” ulasnya.

Emrus berpandangan, parpol dalam melakukan rotasi akan mempertimbangkan tiga hal. Pertimbangan politik menjadi yang utama.

“Legislatif itu kan berhungan erat dengan persoalan politik. Jika parpol melakukan evaluasi ada kepentingan besar yang dikedepankan,” katanya.

Kapabilitas menjadi persoalan kedua, parpol akan lebih proforsional dalam mengefektifkan kader pada posisi anggota Komisi.

“Prinsip keilmuan akan dikedepankan. Kalau seorang kader memiliki background ekonomi atau kesehatan. Pada rotasi itu akan disesuikan,” imbuhnya.

Kinerja kader menjadi persoalan ketiga yang diperhatikan. “Jika rotasi diluar tiga persoalan itu, maka rotasi tidak akan produktif. Apalagi jika rotasi didasarkan oleh kepentingan eksternal,” tutupnya. (Baho)

Foto: IST