Jakarta Tunggu Waktu Ledakan Covid di India

PARAMETER TODAYS, JAKARTA – Epidemiolog dari Universitas Indonesia Pandu Riono memperkirakan wilayah DKI Jakarta hingga wilayah lainnya bakal mengalami peningkatan kasus Covid-19 yang cukup tajam seperti yang terjadi di India. Adapun kasus Covid-19 di India telah menembus angka 300 ribu kasus per hari.

“Karena sekarang mobilitas warga tinggi selama Ramadan. Apalagi juga menghadapi mudik lebaran,” kata Pandu saat dihubungi Tempo, kemarin.

Menurut Pandu, penularan Covid-19 semakin berisiko tinggi karena tingkat vaksinasi di Indonesia masih rendah. Belum lagi kepatuhan warga juga semakin berkurang untuk menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Pemerintah DKI maupun wilayah lainnya di Indonesia tinggal menunggu kasus Covid naik seperti di India. “Karena mutasi virus sudah ada. Kondisinya sudah memenuhi syarat seperti kejadian di India. Tinggal menunggu waktu.”

Juru wabah itu memperkirakan mutasi virus Corona di Indonesia seperti yang terjadi di India saat ini baru berkisar 10 persen. Jika mutasi itu sudah mencapai 30-50 persen atau melampaui ambang batasnya maka risiko penularan bakal semakin besar karena virus semakin mudah menyebar.

Kendati begitu, kejadian yang dialami di Indonesia dan India akan sedikit berbeda. Sebab India sudah mengalami penurunan kasus cukup lama dan warganya sudah mengabaikan protokol kesehatan. “Sedangkan di Indonesia penurunannya baru terjadi. Mungkin peningkatan di Indonesia akan terlihat setelah lebaran.” (jay)