Judi Togel Marak di Pakpak Bharat, Warga Minta Polisi Tindak Bandar Togel

PARAMETERTODAYS, Pakpak Bharat – Perjudian toto gelap (Togel) marak di KabupatenPakphak Barat, Provinsi Sumatera Utara.  Praktik judi Togel itu begitu masif dan terang terangan di sejumlah Desa, kecamatan hingga Ibu kota Kabupaten Pakpak Bharat.

Praktik perjudian Togel ini telahmeresahkan masyarakat Pakphak Barat. Warga meminta dan mendesak pihak kepolisian untuk segera melakukan tindakan tegas terhadap pratik perjudian Tersebut.

Pantauan Media ini Rabu (19/01) di sejumlah wilayah di kabupaten Pakpak Bharat. Praktik perjudian jenis togel ini begitu marak dan begitu terbuka. Untuk memesan sejumlah tebakan angka dapat dillakukan secara langsung kepada penulis. Selain itu bisa melalui pesan aingkat (SMS) atau melaui WA.

Judi jenis togel ini sangat digandrungi oleh para pelaku judi tersebut. Pasalnya, untuk sebuah pilihan angka tidak perlu merogoh gocek. Seperti toto gelap Singapura. Dengan biaya Rp. 1000 sudah cukup untuk bermain atau menebak angka. Togel Singapura ini menebak 4 angka. Jika ke 4 angka sesuai dengan tebakan, maka akan mendapat ratusan kali lipat dari jumlah uang tebakan.

Hadiah untuk 4 angka mencapai Rp. 3 jutaan lebih. Hanya dengan uang Rp. 1000. Selain 4 angka, ada pilihan 3 dan 2 angka. Tentu disesuaikan dengan jumlah hadiahnya. Hadiah yang fantastis ini lah yang diduga kuat sebagai salah satu penyebab judi jenis Togel mudah dan cepat diminati warga.

Terkait dengan maraknya judi jenis Togel di kabupaten Pakpak Bharat. Pihak Polres Pakpak Bharat sudah terus berupaya menindak para operator dan Bandar. Namun, para Operator dan Bandar selalu punya kiat untuk menghindar. Berdasarkan informasi yang beredar di lapangan, para operator dan Bandar judi Togel dibekingi orang orang kuat.

Sejumlah warga dan tokoh masyarakat mendesak pihak kepolisian agar segera menindak para operator dan Bandar Judi Togel. Karena, praktik judi Togel ini telah meresahkan masyarakat. Salah seorang warga Pakpak Bharat yang tidak mau identitasnya disebutkan, kepada media ini, Rabu (19/01) mengaku, bahwa suaminya telah dirasuki judi Togel.

“Suami saya akhir akhir ini sering memesan togel. Gara gara togel dia sekarang jadi malas ke sawah dan ke ladang kami. Untuk biaya makan sehari hari keluarga kami jadi terganggu. Kadang uang yang harusnya beli kebutuhan di dapur dia gunakan untuk beli togel. Jadinya kami di rumah sering ribut. Mohon kepada pihak kepolisian, agar peejudian togel dan judi lainnya ditindak. Gara gara judi rumah tangga saya jadi berantakan. Saya mohon kepada aparat kepolisian agar menindak praktik perjudian yang ada di kabupaten Pakpak Bharat,”ucap salah seorang warga yang suaminya telah kerasukan judi jenis Togel, Rabu (19/01). (Lamhot Habeahan)