Kades Paropo I Bantah Pernyataan Alfredo Manihuruk Terkait SKT

PARAMETER TODAYS, Dairi – Kepala Desa (Kades) Paropo I, Hehe Raya Haloho membantah pernyataan Alfredo Manihuruk disejumlah media, yang mengatakan dirinya tidak mau mengeluarkan Surat Keterangan Tanah (SKT) atas sebidang tanah warisan milik keluarga Alfredo.

“Berita yang beredar dimedia, baik media sosial facebook maupun yang beredar di media massa dan juga yang beredar dimasyarakat Desa Paropo I, merupakan informasi yang salah dan tidak valid. Sebab saya sendiri tidak pernah dikonfirmasi secara langsung oleh yang bersangkutan,” ujar Hehe Raya Haloho kepada parametertodays.com, Minggu (12/6), menanggapi pemberitaan media yang memberitakan pernyataan, Alfredo Manihuruk terkait sebidang tanah warisan orang tuanya.

Menurut Hehe, tudingan Alfredo soal sikapnya sebagai Kepala Desa terkait masalah pemagaran atau penembokan yang terjadi di depan rumah Minda br Situngkir warga Dusun III Desa Paropo I, Kecamatan Silahi Sabungan penyebab terjadinya pertikaian antara pihak keluarga Manihuruk dan keluarga Minda Situngkir. Sudah ia lakukan upaya mediasi, namun, pihak keluarga Manihuruk tetap pada pendiriannya. “Saya sebagai Kepala Desa, sudah berusaha untuk melakukan mediasi. Tapi, keluarga Manihuruk tidak terima,” tambahnya.

Selanjutnya Kata Hehe, terkait pernyataan Alfredo Manihuruk tentang Kepala Desa yang tidak mau mengeluarkan Surat Keterangan Tanah (SKT) menurutnya, pernyataan itu mengada ada dan bohong.

“Bukan saya tidak mau mengeluarkan SKT tersebut. Tetapi belum pernah Bapak Alfredo Manihuruk meyerahkan administrasi secara resmi dan tertulis ke kantor Kepala Desa. Saya sendiri tidak pernah jumpa dengan Alfredo Manihuruk dalam hal membuat SKT sebagaimana yang diberitakan dalam media,” jelas Hehe.

Karena, menurut Hehe, dirinya selaku Kepala Desa harus lah bersikap adil dan Netral kepada masyarakat. “Saya sebagai Kepala Desa harus bekerja sesuai tupoksi saya,” ujarnya.

Lebih lanjut Hehe menjelaskan dan mengklarifikasi, terkait masalah AM Manihuruk (oknum Polisi) yang  dilaporkan ke Propam Polda merupakan inisiatif warga sendiri. “Hal itu bukan atas pengaruh Kepala Desa,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Hehe menegaskan, bahwa dirinya selaku Kepala Desa Paropo I, selalu siap dan bersedia melakukan pelayanan terhadap setiap warga Desa Paropo. “Apapun masalah diwarga atau dimasyarakat Desa Paropo I siap saya bantu. Asalkan sesuai dengan administrasi yang dibutuhkan Pemerintah Desa. Dan tentunya sesuai Tupoksi saya,” tegas Hehe kepada media Parameter Todays.com saat di konfirmasi. (12/06/2021). (Gandali/L.Sagala)