Larang Berkerumun Malam Pergantian Tahun Baru, Ratusan Personel Disiagakan

PARAMETER TODAYS, Jakarta – Personel gabungan dari Pemerintah, TNI, dan Polri disiagakan disejumlah titik rawan kerumunan menjelang malam pergantian tahun baru 2022, Jumat (31/12). Kehadirannya guna mencegah terjadinya kerumunan yang dapat memicu penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Jakarta Utara.

Kepala Polisian Resort Metro Jakarta Utara, Komisaris Besar Polisi Guruh Arif Darmawan menegaskan larangan aktifitas malam pergantian tahun baru 2022 yang memicu terjadinya kerumunan. Sebanyak 556 personel gabungan disiagakan disejumlah titik guna mencegah terjadinya kerumunan tersebut.

“Di Jakarta Utara kemarin (27/12) kemarin sudah ditemukan adanya warga yang terpapar Covid-19 varian Omicron. Ini kita antisipasi agar masyarakat tidak melakukan kegiatan berkerumun saat malam pergantian tahun baru,” tegas Guruh usai memimpin Apel Gelar Pasukan dalam Rangka Pengamanan Malam Tahun Baru 2022 di Kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jumat (31/12).

Sejumlah titik yang berpotensi terjadinya kerumunan pun dipastikan ditutup sementara (crowd free night) saat malam pergantian tahun mulai pukul 22.00 WIB sampai pukul 04.00 WIB seperti Kawasan Wisata Taman Impian Jaya Ancol, Kawasan Danau Sunter, dan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.

Larangan aktifitas yang memicu kerumunan ini pun turut diikuti sejumlah tempat mulai dari pusat hiburan, kuliner, hingga perbelanjaan mall dan pasar tradisional.

“Seperti di Kawasan Taman Impian Jaya Ancol ini yang mulai pukul 14.00 WIB sudah mulai dikosongkan dari wisatawan kecuali yang menginap di sini,” jelasnya.

Di lokasi yang sama, Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim memastikan larangan kerumunan saat malam pergantian tahun baru ini telah disosialisasikan hingga pemukiman warga tingkat Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW).

Masyarakat disarankan merayakan perayaan tahun baru di rumah demi keselamatan diri dan keluarga dari penyebaran Covid-19.

“Pengamanan pencegahan kerumunan ini juga kami libatkan masyarakat untuk menjaga setiap kampungnya. Ayo sama-sama kita selamatkan diri kita dan keluarga kita dengan tetap mengikuti dan disiplin terhadap prokes (protokol kesehatan),” tutupnya.(trm)