PARAMETER TODAYS.com, Jakarta – Pakar Komunikasi Politik Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menyatakan tidak sependapat dengan pernyataan Luhut Binsar Panjaitan (LBP) soal operasi tangkap tangan (OTT) yang kerab dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dimana, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyentil KPK. Ia menyebut KPK seharusnya tak melulu melakukan OTT.

Menurut Luhut, OTT terhadap pejabat diduga korupsi tidak baik bagi negara

“Sangat-sangat tidak tepat LBP mengatakan yang dimuat banyak media bahwa operasi tangkap tangan (OTT) yang jamak dilakukan KPK membuat jelek nama Indonesia,” tegas Emrus.

Justru yang benar sebaliknya, menurut Emrus, semakin banyak OTT dilakukan oleh KPK, membawa nama Indonesia lebih baik, bagus dan mendorong masuknya investasi ke Indonesia.

“Karena itu, ‘saya menolak tegas pernyataan LBP’ tersebut, karena menguntungkan bagi para (calon) pelaku koruptor”, ungkap Emrus.

Untuk itu, Emrus menyarankan agar LBP segera menarik pernyataan tersebut dan tidak ada salahnya LBP minta maaf di ruang publik karena pernyataan tersebut sangat bertolak belakang dengan pendidikan anti korupsi ditengah masyarakat. (Baho)