PARAMETER TODAYS.com, Jakarta – Dari sekian kuliner Betawi yang semakin jarang di peredaran kami memprioritaskan Ketan Kinca Duren dan Bubur Ase.

Demikian dikatakan Mathar Ibnu Kamal, pegiat budaya Betawi yang menyajikan kuliner Betawi di Pusat wisata kuliner Jakarta Tentram Sejahtera (JTS) Kemayoran, Jalan Garuda Nomor 10, Kemayoran Jakarta Pusat.

“Untuk sementara bukanya hari Sabtu dan Minggu. Insya Allah opening sale pada 26 November 2022,” ujar Bang Mathar – panggilan akrabnya – kepada wartawan, Kamis (24/11/2022).

Bang Mathar mengatakan bahwa Ketan Kinca Duren dibuat dari buah duren, dimasak santan dan bumbu lain, disebut Kinca.

Sementara Ketan dimasak sebagai teman Kinca duren, tapi kadang orang makan bersama roti. Tidak terlalu sulit memasaknya.

“Banyak orang Betawi tidak mengenal lagi kuliner ini,” ungkapnya.

“Di Betawi tengah ada bubur khas Betawi yang disebut Bubur Ase. Ada yang mengatakan Bubur Ase adalah Bubur dengan kuah semur dan topping asinan. Di Tanah Abang dikenal sebagai makanan yang ngangenin,” imbuhnya.

Sementara bubur ase terdiri dari bubur nasi kental, ditambah kacang tanah, toge, sawi asin, kerupuk dan emping. Bubur dimakan bersama kuah semur, yang berisikan tahu, kentang dan tetelan daging.

“Tak boleh alpa sambel rawit pedas yang terasa gurih, pedas, asem dan agak manis,” tutur Bang Mathar.

Baik Kinca Duren atau Bubur Ase sudah sulit mendapatkannya. “Maka dari itu sebagai pegiat budaya Betawi, mengangkat kembali dan sekaligus melestarikan Kuliner ini menjadi kewajiban meski sedikit orang Betawi yang perduli,” tukas Bang Mathar.(mur)