Momentum HBN Ke-73, Warga Jakarta Utara Diajak Jaga Kedaulatan Negara Hingga Perangi Covid-19

PARAMETER TODAYS, Jakarta – Hari Bela Negara (HBN) ke-73 tahun bertema ‘Semangat Bela Negaraku, Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh diperingati melalui rangkaian upacara yang dihadiri perwakilan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI-Polri, Kejaksaan, Dewan Kota, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) di Plaza Barat, Kantor Walikota Administrasi Jakarta Utara, Senin (20/12).

Melalui momentum ini, Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara sekaligus inspektur upacara, Ali Maulana Hakim mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga kedaulatan negara hingga memenangi perang terhadap pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Tanggal 19 Desember kita peringati sebagai Hari Bela Negara (HBN) dan hari ini kita upacara serentak. Yang mana pesan Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo) intinya adalah bagaimana kita mengutamakan beberapa potensi dan harus gotong royong menjaga kebersamaan kesatuan kita,” kata Ali, saat ditemui di Plaza Barat, Kantor Walikota Administrasi Jakarta Utara, Senin (20/12).

Terhadap pandemi Covid-19, Ali mengajak masyarakat turut berperan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan termasuk dampak lainnya mulai dari ekonomi hingga sosial.

Momentum HBN ini merupakan kebangkitan Indonesia secara bersama-sama menjadi satu kesatuan untuk memenangi pandemi Covid-19 sesuai apa yang diamanatkan Joko Widodo.

“Kita harus mengutamakan beragam potensi dan harus gotong royong, kebersamaan kesatuan kita semua mengerahkan semua potensi masing-masing untuk memenangi perang melawan pandemi Covid-19,” jelasnya.

Disebut Ali bukan hal yang baru, semestinya kesadaran masyarakat terhadap upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19 sudah tumbuh dalam diri sebagai upaya keselamatan bersama.

Protokol kesehatan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas) bukan sekadar aturan melainkan harus dipatuhi bersama-sama.

“Covid-19 bukan hal yang baru tapi sudah hampir terjadi selama dua tahun. Seluruh masyarakat harus bergerak bersama dan bersatu untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan. Termasuk menyukseskan gerakan vaksinasi terutama vaksinasi bagi anak usia enam sampai sebelas tahun yang saat ini sedang massif digencarkan,” tutupnya.(trm)