Nuryadi Darmawan Minta PLT Walikota Copot SKPD yang Tak Becus Kerja

PARAMETER TODAYS.com, Bekasi – Kinerja Eksekutif pasca di Operasi Tangkap Tangan (OTT) Walikota Non aktif, Rahmat effendi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dituntut lebih maksimal. Dibawah komando PLT WALIKOTA Bekasi DR Tri adhianto, mereka harus mampu melakukan pelayanan publik agar tetap prima.

Hal itu dikemukakan Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Bekasi, Nuryadi Darmawan kepada Parametertodays.com, Senin (1/08/2024).

Ketegasan itu menurut Nuryadi sebagai bentuk nyata untuk meyelaraskan dengan progres yang sudah di targetkan dan terintegrasi dengan capaian PAD serta Perda APBD yang sudah diparipurnakan. Karena, capaian target berbasis kinerja ini menjadi standar ukur dan barometer plt walikota kelak agar mampu menempatkan ASN yang tangguh sigap, tegas dan cerdas menjadi kepala di SKPD atau OPD terkait.

“Sudah masuk ke triwulan ketiga kita sedang pantau dan monitoring dari SKPD seperti,  Kadis, Kabag, Kabid, Camat, lurah dan bahkan Semua para kepala UPTD, kepala sekolah SMP dan SD Juga agar, menyelaraskan serta melaksanakan perintah Perda, Perwal dan nota kesepakatan Walikota dan DPRD sesuai target dan capaian pembangunan yang sudah di sepakati di paripurna dewan. Jika ada yang masih lemot, lamban dan asal asalan ,apalagi semau gue, saya minta kepada PLT walikota copot saja jabatan orang tersebut,” ujar anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut.

Sekalipun kata Nuryadi, kebijakan dan kewenangan mengganti, mutasi atau rotasi pejabat ASN adalah kewenangan mutlak kepala daerah. “Akan tetapi Kami juga akan menyerahkan hasil monitoring evaluasi dan pengawasan Kami secara tertulis agar menjadi masukan kepada PLT walikota bekasi untuk segera mencopot dan mengganti pejabat ASN tersebut. Sebagai kepala daerah lebih tepat dalam memilih dan memilah mana ASN yang baik dan kurang baik, mana ASN yang benar benar menjalankan tugasnya secara sungguh sungguh atau hanya sekedar bekerja saja,” ujar Nuryadi menambahkan. (Adv. Parlemen/Baho)