Oknum Kepala Desa di Dairi Diduga Rusak Hutan

PARAMETERTODAYS, Dairi –Salah seorang oknum Kepala Desa di Kecamatan Berampu, Kabupaten Dairi, diduga melakukan perusakan hutan.  Oknum kepala Desa tersebut mengambil pohon yang masuk kategori “anak kayu” dari hutan untuk dijadikan kandang ayam.

Menurut penuturan warga, oknum kepala Desa, dengan inisial LB ini, selain diduga kuat telah melakukan perusakan hutan, LS juga sosok kepala Desa sangat sulit ditemui di kantor Desa. Hal ini sudah menjadi kebiasaan bagi LS. Padahal, kata warga tersebut. LS selaku Pemimpin di Desa, seharusnya menjadi teladan untuk warganya.

“Anak kayu atau pohon yang masih muda itu kerap diambil dari hutan sekitar sini (Desa Karing). Kemudian ditaruh di rumahnya. Kayu ditutupi dengan dedaunan dan bambu. Agar kayu kayu itu, tidak dapat dilihat orang yang melintas di jalan desa karing”ungkap seorang warga.

Terkait informasi dan temuan warga tersebut, Parametertodays mencoba mengonfirmasi kepada oknum Kepala Desa tersebut, Rabu (30/6). Namun, yang bersangkutan tidak bisa ditemui. Sesuai Undang undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Wartawan harus melakukan “cek and balance”. Bahkan, media ini telah mendatangi kantor LS tiga kali selama pekan ini, untuk melakukan konfirmasi untuk “Cek and Balance”. Namun, LS selalu menghindar.

Salah seorang perangkat Desa kepada Media ini mengatakan, yang bersangkutan tidak ada di kantor. Ia meminta, awak media ini agar coba datang lagi besok.

“Yang bersangkutan tidak ada di kantor. Bapak silahkan kembali lagi besok,”ujar salah seorang perangkat Desa Karing yang juga menambahkan, bahwa yang LS lebih memilih berada di rumah dan kerap cari anak kayu di hutan yang ada di Desa tersebut

Media ini kemudian mendatangi salah seorang warga Desa lainnya. Hal senada diungkapkan warga yang tidak berkenan namanya ditulis. Menurutnya, LS lebih banyak mengurusi kandang ayamnya daripada mengurusi warganya. Untuk itu, ia berharap, agar pihak terkait melakukan teguran terhadap LS.

“Ya kami selaku warga beeharap ada pihak yang bisa menegur yang bersangkutan. Tapi, tolong nama saya jangan ditulis ya pak,”ucapnya.

Media ini dalam waktu dekat akan mencoba konfirmasi maslah iniini ke pihak terkait. Seperti ke camat Berampu dan Bupati Dairi. Sedangkan mengenai pengambilan “Anak Kayu” oleh LS, media ini akan konfirmasi dalam waktu dekat ini ke pihak kehutanan dan aparat kriminal khusus Polres Dairi. (Gandali/L. Sagala)