Organda Kota Bekasi Diduga Melakukan Pungli, Ketua Memilih Diam

PARAMETER TODAYS, Bekasi – Mantan Ketua Organda Kota Bekasi yang saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Organda Kota Bekasi Hotman Pane melemparkan tuduhan adanya tindakan dugaan pungli yang dilakukan ketua DPC Organda terpilih Amat Zuaini. Hal itu disampaikan disela-sela acara Organda DPC Kota Bekasi pada hari Senin, (3/5/2021).

Hotman Pane menyampaikan, selama periode kepemimpinan Ketua terpilih, Ketua Organda DPC Kota Bekasi telah melakukan program kerja diluar aturan Organda yaitu sedang melakukan pungli dengan menggunakan atribut Organda. Dimana, kegiatan tersebut bukan Program Kerjanya Organda bahkan sudah pernah dilarang oleh DPP Organda dengan menyatakan bahwa kegiatan tersebut adalah PUNGLI.

“Ada program yang dilakukan oleh Ketua Organda yang tidak melalui proses kesepakatan, yakni melakukan pungutan liar di jalan-jalan raya. Itu jelas bahwa dalam program kepengurusan tidak boleh dilakukan seperti di jalan-jalan ada pungutan. Itu bukan program kerja Organda tapi itu program kerja Ketua dimana uangnya diambil sama dia dan digunakan sama dia”, tegas Hotman Pane selaku Ketua Dewan Pertimbangan DPC Organda Kota Bekasi kepada parametertodays.com Selasa (4/5).

Terkait dengan adanya indikasi pungli tersebut dimana sudah ada surat dari DPP dan DPD jawa Barat serta DPC Kota Bekasi tembusan Wali Kota dan Kapolres bahwa itu merupakan tindakan yang melanggar aturan tapi yang bersangkutan masih melaksanakan hal tersebut.

“Terkait persoalan ini sudah ada surat dari DPP Jakarta, DPD Jawa Barat, dan DPC Kota Bekasi yang tembusannya ke Wali Kota Bekasi dan Kapolres Kota Bekasi tapi dia masih melakukan pungli tersebut”, tutup Hotman Pane.

Sementara itu, Ratih Bendahara Organda DPC Kota Bekasi sesuai SK saat dihubungi parametertodays.com mengatakan, selaku bendahara sah yang ada di SK tidak pernah menerima uang iuran dari semua kegiatan yang menyangkut tentang Organda.

“Saya selaku bendahara SAH yg ada di SK tidak pernah menerima uang iuran / kegiatan apapun yg menyangkut tentang organda. Ya tidak ada yg di setor kan oleh semua oknum itu ke saya sebagai bendahara”, terang Ratih singkat saat dihubungi parametertodays.com, Selasa (4/5).

Lebih lanjut, saat parametertodays.com menanyakan perihal adanya oknum berdinas organda yang melakukan pungutan di jalan-jalan raya, Bendahara Organda mengatakan, tidak pernah ada konfirmasi.

“Tidak pernah ada konfirmasi. Karna semua Ketua sendiri yang berperan seolah-olah Organda ini bukan Organisasi melainkan perusahan DIA sendri”, tandasnya.

Terkait adanya dugaan Pungli yang dialamatkan kepada Organda DPC Kota Bekasi, Ketua Organda Amat Zuaini memilih diam saat dihubungi parametertodays.com. Bahkan, ketika dihubungi lewat chat WA, Ketua Organda DPC Kota Bekasi hanya membacanya tanpa memberikan jawaban. (baho/bes/rino)

Foto: ilustrasi