Patar Situmorang Rilis Lagu Rohani Batak

PARAMETERTODAYS, Bekasi – Patar Situmorang SH, Putera Dairi, Ternyata memiliki bakat sebagai pencipta lagu dan penyanyi. Bakat ini ternyata sudah sempat Ia geluti semasa lajang. Namun, dikarenakan tuntutan pekerjaan, bakat itu jadi terpendam. Kini bakat terpendam itu kembali muncul. Ia pun merealisasikan bakatnya dengan menghasilkan karya berupa sejumlah lagu batak. Termasuk lagu rohani berbahasa batak.

Pada hari ini, Selasa (22/11) Patar Situmorang bersama artis Batak kawakan, Jonar Situmorang, Sardion Situmorang, Rinto Situmorang yang tergabung di dalam Nabonggal Stars merilis sebuah lagu rohani berbahasa Batak, berjudul, “Mangasahon Tuhan”. lagu ini juga melibatkan seniman Senior Batak, Dorman Manik dan Tagor Tappubolon.

“Rilis lagu ini kita buat sederhana saja. Seperti judul lagunya saja. Tuhan Haposanku atau dalam bahasa indonesia artinya, Hanya mengandalkan Tuhan. Jadi, hari ini dengan mengandalkan Tuhan kami merilis lagu ini dengan sederhana. Melalui media sosial, per hari ini kami resmi merilis lagu berjudul, “Mangasahon Tuhan”. Semoga lagu ini bisa bermanfaat bagi masyarakat,”ujar Patar Situmorang. SH yang didampingi, personal Nabonggal Stars lainnya, Jonar Situmorang, Rinto Situmorang dan Sardion Situmorang, di kediaman Patar Situmorang, Selasa ( 22/11) di kota Bekasi.

Menurut Patar Situmorang, acara rilis dilakukan dengan sederhana. Acara diawali dengan Doa dan makan bersama para awak Nabonggal Stars bersama keluarga. Kemudian dilanjutkan dengan merilis lagu “Mangasahon Tuhan”dengan cara men-Sharenya melalui media sosial.

Terkait dengan lagu batak rohani “Mangasahon Tuhan” menurutnya diciptakan sesuai dengan pengalaman nya sendiri. Adapun pesan dalam lagu ini adalah, bahwa dalam setiap jengkal perjalanan hidupnya hanya mengandalkan Tuhan. “lagu ini saya ciptakan, sesuai dengan perjalanan hidup saya. Dalam setiap jengkal perjalanan hidup saya, hanya mengandalkan Tuhan.,”paparnya.

Menurut Patar, proses lahirnya lagu “Mangasahon Tuhan” tidaklah membutuhkan waktu lama. Dari mulai adanya ide muncul, hingga sampai ke pembuatan Video Clipnya hanya butuh waktu satu minggu. Padahal, untuk shooting video Clip dilakukan di tiga lokasi berbeda dan dengan jarak yang cukup jauh antara satu dan yang lainnya.

“Tapi, kami yakin dan hanya mengandalkan Tuhan semuanya berjalan lancar tanpa halangan yang berarti. Semoga lagu ini menjadi berkat Terutama di masa sulit saat ini, dimasa pandemi saat ini”ungkap Patar.

Lebih lanjut Patar menjelaskan, setelah dirilisnya lagu ini, pihaknya juga dalam waktu dekat akan merilis sejumlah lagu ciptaannya. Namun, lagu lagu tersebut lagu berbahasa batak Yang mana lagu lagu itu mengandung pesan tentang pengabdian terhadap orang tua. (Bes)