Pijat Cungko Plus Plus Berkedok Pijat Refleksi

0
2688

PARAMETERTODAYS, Jakarta – Salah satu tempat Pijat di bilangan Mangga Besar, kec. Taman Sari, Jakarta Barat diduga kuat melakukan tindakan prostitusi atau pijat “plus plus” dengan kedok Pijat Refleksi.

Tempat pijat yang mempekerjakan sejumlah wanita Warga Negara Asing (WNA) asal RRC atau yang kerap disebut Cungkho cukup ramai pengunjung. Bahkan dari informasi yang diperoleh Media ini, pemilik tempat pijat bernama JMC ini juga merupakan WNA yang juga berasal dari RRC.

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan menyebutkan, bahwa belum lama ini pemilik tempat pijat berurusan dengan pihak Imigrasi Jakarta Barat. Hal ini berkaitan dengan dengan tukang pijat wanita yang dia pekerjakan di tempatnya melanggar peraturan ke-imigrasian. Namun, karena pemiliknya diduga memiliki banyak relasi dan uang, masalah itu teratasi.

Terkait masalah ini dan dugaan tindakan adanya praktik prostitusi di tempat pijat tersebut, Media ini mencoba mengonfirmasinya kepada pemilik tempat pijat bernama JMC ini beberapa waktu yang lalu. Namun, media belum beehasil mendapatkan penjelasan. Menurut salah seorang karyawan tempat pijat JMC yang mengaku bernama Diah, pemilik tempat pijat sedang sibuk. Ia pun meminta nomor telepon seluler dan berjanji akan menghubungi. Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak tempat pijak JMC belum menghubungi media ini sesuai janjinya.

“Bos saya sedang sibuk pak. Saya minta nomor bapak aja. Nanti akan kami hubungi bapak,”ujar Diah.

Kepada Media ini salah seorang pelanggan pijat JMC mengaku, bahwa tempat pijat JMC ini melayani pijat plus plus. Tempat pijat JMC berbeda dengan tempat pijat lainnya yang ada di bilangan Mangga Besar dan sekitarnya. Karena, menurut sumber tersebut, tukang pijat di JMC ini merupakan wanita Chungko. Mereka secara fisik berparas cantik cantik dan seksi.

Menurut sumber yang bermata sipit ini, menjadi pelanggan setia tempat pijat JMC, punya kesan tersendiri. Karena, selain ramah, cantik dan seksi, juga ada kesan seakan berada di negara tirai bambu.

“Wah benar benar beda lah pelayanannya. Makanya saya tidak pernah pindah ke tempat lain,”ungkap sumber itu. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini