PT RPJ Diduga Rambah Hutan Kawasan, Dinas PMPTSP Inhu Layangkan Surat Ke Menteri BKPM RI

PARAMETER TODAYS.com, Inhu – Puluhan lebih perusahaan perkebunan kelapa sawit di Indragiri Hulu, Riau, salah satunya PT Runggu Prima Jaya (PT RPJ) diduga kuat telah merambah hutan kawasan, sehingga Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Inhu melayangkan surat kepada Menteri Investasi/Kepala Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM RI).

“Sepuluh lebih ada nama perusahaan perkebunan kelapa sawit di Inhu telah dilaporkan kepada menteri BKPM RI baru-baru ini, kita tunggu apa responnya terkait dengan legalitas perijinannya”, kata Endang Muiyadi, Kepala Dinas PMPTSP Inhu, Selasa 20/9.

Dikatakan semua perusahaan yang dimaksud diduga telah merambah konsesi hutan kawasan terlarang dengan tanpa ijin yang jelas dari institusi terkait sebagaimana regulasi yang telah ditetapkan.

“Dari sepuluh lebih nama perusahaan tersebut sebahagiannya yakni PT RPJ,PT SAL, PT ACK dan lain sebagainya”, jelas Endang.

Pantauan Parameter Todays.com sejumlah perusahaan sawit di Inhu telah melakukan pembabatan hutan kawasan dengan merajalela. Salah satunya, PT RPJ yang disebut Runggu diduga hanya berkedok atas nama Koperasi Tani Sawit Mulia Lestari (TSML), tampa ada ijin pelepasan hutan kawasan dari lembaga terkait, PT RJP itu bisa menyulap kawasan hutan lindung Bukit Batabuh 3000 hektare, di Desa Pauh Ranap, Kecamatan Peranap Inhu, Riau.

Dikabarkan, izin lokasi yang diajukan PT MAL yang kini berubah nama menjadi PT Runggu Prima Jaya ditolak Bupati Indragiri Hulu, Yopi Arianto, tahun 2011 silam. Izin yang ditolak itu bernomor 011/MAL/EST/VI/2011 tertanggal 7 Juni 2011 ditandatangani Direktur Utama IR Henry Pakpahan.

Izin perusahaan itu (PT RPJ) sangat tidak ada. Pengajuan izin pernah ditolak (Bupati Indragiri Hulu) karena berada di kawasan hutan lindung.

Aksi perambahan ribuan hektare hutan kawasan yang dijadikan kebun sawit menjamur bak cendawan tumbuh dimusim hujan tanpa izin serupa diduga dilakukan oleh PT SAL di Talang Selantai, Rakit Kulim. Sedangkan PT Ronatama, PT Naga, PT Toton di Batang Gansal dan Batang Cenaku megah berdiri dengan mengitari kawasan TN Bukit Tiga Puluh Inhu, Riau. (Tamb)