Untuk Bertahan Hidup, Sejumlah Anggota Serukan Penarikan Simpanan dari Koperasi Anugerah

PARAMETERTODAYS, Bekasi – Sejumlah anggota koperasi karyawan Anugerah mewacanakan penarikan Simpanan mereka di koperasi Karyawan bernama, koperasi Anugerah. Wacana ini muncul seiring dengan ditutupnya gerai Giant Supermarket di seluruh Indonesia beberapa waktu lalu. Selain itu juga untuk memenuhi kebutuhan sehari hari keluarga mereka.

“Kami adalah karyawan yang sudah di PHK. Dan kami sudah mendapatkan hak kami sebagai karyawan sebagaimana diatur di dalam Undang-undang. Tapi, kami selaku karyawan sebagai anggota Koperasi yang tergabung di dalam Koperasi Anugerah  belum mencairkan simpanan kami . Untuk itu, kami sesama anggota koperasi telah bersepakat untuk mewacanakan penarikan simpanan kami dari koperasi,”ungkap Dedy, salah seorang anggota Koperasi Anugerah kepada wartawan di Kota Bekasi, Rabu (1/9).

Menurut Dedy yang mengaku, telah menjadi anggota koperasi Anugerah selama 18 tahun itu, wacana pencairan simpanannya  di koperasi Anugerah disebabkan beberapa hal. Antara lain, dikarenakan telah ditutupnya perusahaan tempatnya bekerja, gerai Giant Supermarket Seluruh Indonesia. Selain itu, ia juga saat ini sedang mengalami kesulitan secara ekonomi setelah di-PHK beberapa bulan lalu. Beberapa alasan inilah yang mendorong dia dan sejumlah rekannya ntuk menarik simpanannya di koperasi Anugerah.

Hal Senada dikemukakan Kim Sun Kho, anggota koperasi Anugerah lainnya. Kondisi pandemi Covid-19 yang berkepanjangan ini, keadaan ekonomi masyarakat mengalami kesulitan. Ditambah lagi ditutupnya perusahaan tempatnya bekerja. Sementara biaya untuk keluarganya terus berjalan.

“Saat ini keadaan semakin sulit. Uang pesangon saya terus berkurang setiap hari untuk memenuhi kebutuhan sehari hari keluarga. Sementara sampai saat ini saya belum dapat pekerjaan. Saya sekarang berstatus pengangguran. Tidak punya penghasilan tetap. Saya dan keluarga hanya mengandalkan uang pesangon setelah di PHK. Untuk bertahan hidup beberapa bulan ke depan, saya belum ada gambaran. Hal inilah yang mendorong saya untuk menarik simpanan saya di koperasi Anugerah,”ungkap Kim.

Penuturan serupa diungkapkan Jhonery Purnomo. Menurutnya, semenjak dirinya di PHK dari perusahaan. Hingga saat ini belum mendapatkan pekerjaan. Untuk bertahan hidup keluarganya hanya mengandalkan uang pesangon yang ia terima dari perusahaan. Uang pesangon tersebut setiap hari terus berkurang untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Kondisi itulah yang mendorong dirinya untuk mencairkan dana simpanannya pada koperasi Anugerah. Ditambah lagi pandemi Covid 19 yang berkepanjangan telah berdampak pula pada kesempatan kerja saat ini.

“Saya dan keluarga hanya mengandalkan uang pesangon untuk bertahan hidup. Di sisi lain mencari kerjaan baru sangat sulit saat ini. Saya tidak tahu sampai kapan seperti ini. Untuk itu, saya bersama teman teman mewacanakan penarikan dana simpanan di koperasi Anugerah. Untuk saat ini, opsi ini yang tepat untuk dapat bertahan. Paling tidak dapat membantu untuk melanjutkan hidup,”ujar Jhonery.

Jhonery berharap, pengurus koperasi Anugerah segera mencairkan dana simpanan mereka. Mengingat kebutuhan mereka yang sangat mendesak saat ini. Simpanan anggota  tersebut merupakan simpanan yang dipungut tiap bulan dari gaji mereka selama bekerja di gerai Giant group. Besaran iuran anggota koperasi disesuaikan dengan tingkat golongan dan status keanggotaan dari anggota koperasi.

Menurut Jhonery, jumlah anggota koperasi kurang lebih 2.000 orang. Keanggotaan koperasi Anugerah berasal dari, karyawan Giant Supermarket. Anggota baru diwajibkan menyetor Rp. 400.000 untuk simpanan pokok dan setiap bulannya setiap anggota koperasi anugerah akan menyetor simpanan wajib yang jumlahnya bervariasi, besarannya dimulai dari 90.000 – 250.000 tergantung dari golongan. Simpanan wajib ini di potong melalui mekanisme pemotongan gaji anggota setiap bulannya.

Dengan jumlah anggota kurang lebih 2.000 orang, Koperasi simpan pinjam Anugerah kata Jhonery, diawaki oleh 20 orang pengurus. Dalam perjalannya, koperasi Anugerah ini terus mengalami perkembangan pesat. Koperasi Anugerah kata Jhonery bertujuan untuk memberikan kesejahteraan setiap anggotanya.

Harapan untuk dicairkannya simpanan di koperasi Anugerah juga diutarakan Nariyo Widodo. Alasan Nariyo, selain karena perusahaan yang sudah tutup, juga dikarenakan kebutuhan yang mendesak. Selain itu, juga karena, alasan aturan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.

“Sebagai anggota koperasi, penarikan simpanan diatur di dalam AD/ART. Iuran anggota yang telah disetorkan selama ini dapat ditarik. Apalagi dalam kondisi sekarang ini. Perusahaan sudah ditutup. Wadah ini ada karena eksistensi perusahaan. Yang kedua juga karena kebutuhan sehari hari. Saya sangat berharap, simpanan kami  segera dicairkan,”ucap Nariyo Widodo.

Anggota koperasi lainnya, Edrioka Permana juga menuturkan harapannya akan dicairkannya dana simpanan oleh pengurus koperasi Anugerah. Menurut Edrioka, alasan penarikan simpanan juga sama dengan alasan rekannya yang lain. Kondisi saat ini, dirinya sangat membutuhkan biaya dalam memenuhi kebutuhan sehari hari.

“Saya sangat membutuhkan biaya untuk kebutuhan keluarga. Karena, sampai saat ini, saya masih belum mendapatkan pekerjaan tetap,”tandas Edrioka Permana, anggota koperasi simpan pinjam Anugerah.

Terkait dengan wacana ini, Parametertodays belum dapat menghubungi pihak pengurus koperasi Anugerah. (Bes)