PARAMETERTODAYS, Dairi – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbi bersama Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu lakukan penanaman sorgum di lokasi Demonstrasi Plot (Demplot) Desa Lau Mil, Jumat (9/12/2022).

Kegiatan penanaman sorgum di Demplot seluar 2 hektar itu sekaligus dirangkai dengan panen jagung di lokasi pencanangan Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) jagung Tigalingga.

Hadir juga dalam kegiatan ini beberapa pejabat dari Kementerian Pertanian pusat, Kadistan Provsu, Kadis Perkebunan Provsu, anggota DPRD Dairi Charles Tamba, Dandim 0206 Dairi, Wakapolres Dairi, asisten perekonomian dan pembangunan, JW Purba, Kadistan, Robot Simanullang, Kadis Perindagkop, Iwan Taruna Berutu, camat, Bank BRI, Koperasi AUR Dairi Botanikal, kepala desa, dan petani jagung.

Wamentan Harvick Hasnul Qolbi menyampaikan rasa kagum dan salutnya pada Bupati Eddy Berutu yang getol mengunjungi kantor Kementerian Pertanian di Jakarta.

“Salut bupati Dairi. Program ini sebaiknya harus didukung oleh kabinet dibawahnya,” katanya memuji semangat bupati.

Dijelaskan progam sorgum ini adalah untuk cadangan pangan. “Sorgum tanaman yang sangat banyak manfaatnya. Bisa bahan makanan, tepung sorgum. Tanaman ini sudah banyak diuji coba di daerah lain. Semoga di Dairi juga bisa berhasil,” katanya.

Harvick mengatakan, yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Dairi juga membantu pemerintah pusat dalam mewujudkan kedaulatan pangan.

“Yang jelas pemerintah senantiasa berkomitmen untuk meningkatkan program pertanian demi kedaulatan pangan,” katanya.

Sementara Itu sebelumnya, Bupati Eddy Berutu menyampaikan kegiatan ini kita adakan adalah upaya kita untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menekan angka inflasi walau dibeberapa komoditi negara kita mengalami surplus.

“Kami yakin kunjungan ini akan berdampak baik bagi pertanian di tahun berikutnya. Ekonomi kita memang terpusat pada sektor pertanian,” kata bupati optimis.

Sesuai arahan wamen kata bupati, Kabupaten Dairi telah membuka lahan untuk kita buka sebagai demonstration plot (demplot) tanaman sorgum. Karena memang sorgum saat ini sangat diperlukan baik untuk konsumsi atau untuk industri.

“Sebagai laporan kami sudah siapkan 2 Ha lahan untuk tanaman sorgum yang akan kita lakukan tanaman bersama nanti. Kita ingin ke depan, petani plasma lain mengikuti langkah ini,” katanya mengakhiri. (Gandali)