Warga Sesalkan Sikap Kepala Desa Paropo I

PARAMETER TODAYS, Dairi – Warga sesalkan sikap Kepala Desa Paropo I Kecamatan Silahi Sabungan yang tidak berkenan menerbitkan SKT (Surat Keterangan Tanah).

Menurut keterangan Alfredo Manihuruk kepada parametertodays.com, Jumat (4/6), bahwa Kepala Desa, Hehe Raya Haloho beralasan tidak bersedia menanda tangani SKT tersebut, karena tanahnya tanah warisan dan harus dibagi dulu bersama ahli waris lainnya.

“Saya mau keluarkan SKT asalkan dibagi 4 dulu tanah kalian kata Kepala Desa,” tutur Alfredo Manihuruk menirukan ucapan Kepala Desa.

Kata Alfredo heran, kenapa jadi Kepala Desa yang memecah belah tanah warisan keluarganya, sementara diantara keluarganya (abang beradik) sudah sepakat tanah tersebut dibuatkan atas namanya sendiri.

Selain itu, pihak keluarga Alfredo merasa dirugikan atas adanya pemberitaan disalah satu media online yang menyatakan adiknya AKP A Manihuruk menghambat proses pembangunan pemerintah. Juga dalam berita tersebut disebutkan, Mindawati Situngkir beserta 8 orang warga bertemu dengan AKP AM di Dolok Sanggul. Dan dalam pertemuan tersebut warga meminta agar tidak melanjutkan pemagaran dan penembokan jalan. Saat pertemuan berlangsung, AM berjanji untuk tidak melanjutkan pemagaran tanah. Namun, AM justru mengingkari janjinya dan melanjutkan pemagaran dan penembokan,” ucap Alfredo manihuruk membeberkan isi berita media tersebut.

“Padahal adik saya (AM) tidak ada hubungannya dengan masalah pembuatan SKT ini. Dan satu lagi saya yang meyuruh adek saya Ance Manihuruk untuk melakukan pemagaran (menembok) lokasi tanah sebagai pengganti batas tanah kami,” ujarnya.

Lanjutnya, dengan adanya peberitaan itu, Alfredo langsung melakukan konfirmasi dan menghubungi adeknya (AKP A Manihuruk) dan jawaban yang diterima, bahwa AM mengatakan tidak pernah terima tamu di Dolok Sanggul, apalagi membicarakan masalah tanah.

“Kami juga butuh kebenaran dan kepastian berita tersebut dan memohon kepada pemerintah Kabupaten Dairi bisa membantu dalam penerbitan SKT tanah kami. Kami merasa Kepala Desa Hehe Raya Haloho menghilangkan hak kami selaku masyarakat Desa Paropo I. Kami kecewa karena tidak ada ketegasan dari Hehe Raya Haloho selaku Kepala Desa Paropo I,” tandas Alfredo Manihuruk kecewa. (Gandali/L.Sagala)